Motivasi Masih Rendah, Rahmi: Perlu Inovasi
| Foto: Ruang Bimbingan Konseling (BK) MAN 3 Solok |
Tim BK MAN 3 Solok lakukan inovasi dalam proses persiapan siswa kelas XII memasuki Perguruan Tinggi (PT) yaitu kerjasama dengan orang tua dan pengisian surat pernyataan bermaterai bagi siswa. Tindakan ini diambil setelah beberapa kajian dan pengalaman sebelumnya. Hal ini disampaikan pengelola BK MAN 3 Solok Rahmi Izzati, M.Pd usai pelaksanaan upacara bendera kemarin, Senin, 24/1/2022
"Kita ingin siswa atau orang tua/wali murid mengganggap program ini sangat penting, karena jika lolos dalam SNPTN dan kemudian hari karena suatu lain hal membatalkannya secara sepihak maka ini akan berdampak kepada tamatan tahun pelajaran selanjutnya, bisa-bisa kuota 35 % itu dikurangi karena pembatalan itu", Kata Rahmi.
Rahmi mengambil contoh seorang siswi MAN 3 Solok tamatan TP. 2019/2020 yang lulus SNPTN di Politeknik namun yang bersangkutan tidak mengambilnya, akibatnya yang bersangkutan dikawatirkan tidak bisa ikut SBMPTN, karena salah satu konsekwensi tidak mengambil SNPTN adalah di blacklist dan tidak bisa ikut SBMPTN.
Saat ini menurut Rahmi, motivasi siswa kelas XII untuk kuliah masuk kategori rendah. Hal ini dibuktikan dari beberapa kali penjajakan oleh BK. Banyak indikator yang jadi penyebab, baik itu ekonomoi, kompetensi, orang tua tidak setuju, pilihan jurusan yang tidak sesuai dan lain sebagainya. Namun saat ini menurutnya sudah ada kebijakan madrasah kususnya penilaian yang dinilainya sangat tepat untuk membangun iklim perguruan tinggi di madrasah.
"Berkaca ke MTsN 6 Kabupaten Solok di Kecamatan Hiliran Gumanti, nilai siswa yang diperoleh di madrasah dapat diterima di sekolah/madrasah ungggul di Sumatera Barat diantaranya MAN IC, SMAN Sumbar dan lainnya", Ungkap Rahmi.
Oleh sebab itu, kata Rahmi, perlu program masuk perguruan tinggi dikelola dimulai dari kelas X sampai kelas XII secara berkelanjutan melalui kegiatan seminar, studi banding PT dan lainnya. Melibatkan orang tua secara kontinue dalam program ini juga akan menjadi motivasi yang sangat besar bagi siswa karena tamatan MAN lanjutannya adalah masuk perguruan tinggi.
Jauh hari sebelumnya Kepala MAN 3 Solok Bapak Yulfentri, S.Pd, MM mengatakan salah satu indikator kemajuan madrasah bukan lagi output melainkan berapa banyak tamatan MAN 3 Solok dapat melanjutkan pendidikan di jenjang PT.
Komentar
Posting Komentar