Manfaatkan Lahan Kosong Untuk Bertanam Kentang

 


Foto: Kentang Jenis Granula Umur 28 Hari Sesudah Tanam (HST)

Kentang termasuk anggota suku terung-terungan (Solanaceae) yang mempunyai reputasi beracun (toksik). Kentang tumbuh di dalam tanah berupa umbi batang, tempat penimbunan makanan. Umbi batang adalah umbi yang terbentuk dari perubahan bentuk batang sehingga tidak mempunyai sisa-sisa daun atau penjelmaannya (sisik) dan permukaannya tampak licin karena buku-buku batang dan ruas-ruasnya tidak jelas. Oleh karena umbi batang merupakan perubahan bentuk batang, masih bisa dilihat terdapatnya kuncup-kuncup pada umbi yang akan menjadi tunas dan menghasilkan tumbuhan baru.

Tanaman kentang oleh para petani sudah cukup lama dikenal sebagai salah satu komoditas pertanian unggulan selain tanaman umbi-umbian lainnya. Kentang termasuk tanaman holtikultura yang menjadi salah satu sumber penghasilan para petani. 

Foto : Bibit Kentang Jenis Granola yang siap tanam.

Ada sekitar 100 varietas kentang yang bisa dimakan, berbeda dalam ukuran, bentuk, warna (cokelat, kuning, merah, putih), kandungan tepung, dan rasa. Di Lembah Gumanti Varietas yang sering ditanam yaitu Cingkariang/Batang Hitam, Blis, Granola dan Red pontiac/Kentang Merah.

Foto: Petani sedang menanam bibit kentang.


Dalam sebuah riset oleh litbang pertanian sumbar tentang tanaman kentang bahwa kentang varietas Granola menghasilkan umbi 9.574 kg/ha di Alahan Panjang atau 3-4 Kg/ batang dengan masa panen 90 hst s/d 100 hst. 

Foto: Petani yang sedang panen kentang varietas granola

  • Kandungan Nutrisi & Zat Berkhasiat

Kentang mengandung vitamin (C, niasin, pantothenic acid, lisin, B1, B2, B6, folat), mineral (kalium, kalsium, natrium, fosfor, magnesium, besi, dan zink), protein, sebagian besar karbohidrat (mengandung kanji), serat, carotenoids, steroidal glycoalkaloids (solanin, solanidine, tuberosin, chaconine), dan polyphenols. Solanin ditemukan juga pada tanaman lain dari suku Solanaceae seperti tomat, bittersweet nightshade (Solanum dulcamara), dan terung (Solanum melongena).

Solanin mempunyai khasiat penenang (sedatif), antikejang (antikonvulsan), antijamur (fungisidal), dan pestisidal. Walaupun kandungan protein kentang setara jagung dan beras, tetapi kentang mengandung lisin, yaitu asam amino esensial yang kurang terdapat pada biji-bijian. Perlu diketahui, sebagian besar kandungan nutrisi pada kentang, seperti serat, protein, dan senyawa antikanker yang bernama chlorogenic acid berada pada kulitnya. Kandungan kalium pada kentang juga lebih tinggi dari pisang.

Cukupnya kandungan kalium menyebabkan tekanan darah yang tinggi lebih terkontrol dan akhirnya dapat mengurangi konsumsi obat-obat penurun tekanan darah. Kandungan kanji pada kentang sukar dicerna oleh enzim pencernaan baik di lambung maupun di usus halus. Kanji atau tepung kentang tersebut sampai di usus besar dalam keadaan utuh dan secara fisiologis akan meningkatkan kesehatan seperti halnya serat yaitu memadatkan tinja sehingga tidak mudah sembelit, melindungi usus besar dari kanker kolon, memperbaiki toleransi glukosa, meningkatkan  sensitivitas insulin, menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida, menimbulkan rasa kenyang, dan menurunkan simpanan lemak di bawah kulit. Kadar tepung kentang yang tidak mudah dicerna ini akan meningkat bila kentang dimasak (7%), dan lebih meningkat setelah kentang rebus tersebut dikonsumsi setelah dingin (13%).

Rujukan:
https://www.pertanianku.com/kentang/
https://www.pertanian.go.id/home/?show=news&act=view&id=3402
https://sumbar.litbang.pertanian.go.id/index.php/publikasi/karya-ilmiah-peneliti-dan-penyuluh/213-kajian-teknologi-budidaya-tanaman-kentang-di-kabupaten-agam-dan-kabupaten-solok

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HAFNI HAFIZ BUKA AFESTA -1 MAN 3 SOLOK, 30 TIM TERBAIK AKAN BERKOMPETISI

Motivasi Masih Rendah, Rahmi: Perlu Inovasi

OSIM MAN 3 Solok Peringati Sumpah Pemuda