Sosialisasi PMB UIN IB Padang: Zulkifli, UIN Tanggung Jawab Kita.
| Foto: Kakan Kemenag Kabupaten Solok, Zulkifli, S.Ag, MM berikan sambutan saat sosialisasi PMB UIN IB Padang di Aula Hubbul Wathan |
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok Bapak Zulkifli, S.Ag MM sambut baik sosialisasi PMB UIN IB Padang karena mayoritas alumni UIN bekerja disini.
Hal itu disampaikannya saat memberikan sambutan pada sosialisasi PMB UIN IB Padang di Aula Hubbul Wathan Kemenag Kabupaten Solok, 15/2.
"Kita sambut baik sosialisasi ini, karena kemajuan UIN juga menjadi tanggung jawab kita, apalagi pegawai yang bekerja disini mayoritas alumni IAIN IB Padang yang sekarang sudah menjadi UIN", Kata Zulkifli.
Untuk percepatan sosialisasi, menurutnya, lembaga madrasah maupun pondok pesantren dapat menjadi perpanjangan tangan untuk sosialisasi ke masyarakat melalui masjid, majlis ilmu dll. Sementara untuk di dalam madrasah dan pondok pesantren agar disampaikan setiap apel atau upacara kepada siswa.
"Saat ini ada 1756 orang tamatan madrasah aliyah di Kabupaten Solok yang siap menjadi mahasiswa UIN IB Padang", ungkapnya
"Saat saya bertemu bupati, saya sampaikan ada 2 keuntungan masuk UIN selain belajar agama, juga khatib, imam dan bisa narasumber pelatihan imam khatib di nagari", tutur beliau.
Sementara itu, Ketua Tim Sosialisasi PMB UIN IB H. Hendri, S.Ag, M.Pd yang juga mantan Kakanwil Kemenag Sumbar mengatakan bahwa tahun ini UIN menargetkan 5320 mahasiswa baru melalui 3 metode yaitu Seleksi Nasional SPAN PTKIN, UM-PTKIN dan seleksi mandiri.
"UIN masih setahun jagung, alih status IAIN jadi UIN baru setahun. Ada 7 Fakultas dan 43 prodi. FTK, FS, FDIK, FAH, FUSA, FEBI dan FST. Standar layanan sudah tersertifikasi ISO 9001-2015. Semua prodi sudah akreditasi A dan B. Memiliki Jurnal 18 dan terindeks. Dari 58 UIN se Indonesia, UIN IB Padang memiliki tren tertinggi peminatnya", Ulas Hendri yang juga Kabiro Akademik UIN IB Padang.
Dalam sesi tanya jawab, banyak harapan dari madrasah yang hadir salah satunya MAN 3 Solok. Melalui perwakilannya, Nurmansyah, S.Pd.I menyampaikan ikut bangga dengan capaian UIN IB Padang, namun harus ada upaya secara bersama-sama mencarikan terobosan lain agar UIN makin dikenali. Salah satunya dengan membangun kerjasama dengan lembaga akademik dan non akademik kampus.
"Kemana lagi alumni madrasah melanjutkan pendidikan kalau bukan ke PTAIN yang ada. Nah, seyogyanya ini dari dini dikenalkan melalui program kampus dengan madrasah melalui sebuah kerjasama yang awali di kelas X", Ujarnya.
Saat ini, katanya, MAN 3 Solok adalah madrasah research yang tentunya di UIN ada program research maka alangkah baiknya institusi UIN juga memasukkan MAN 3 Solok sebagai madrasah binaan dibidang research.
"Tolong itu dicatat, kita segera laksanakan", Katanya sambil menunjuk ke arah stafnya.
"Nanti kita coba MoU, Rektor dengan Kemenag, FST dengan kepala madrasah, itu bidang saya bagian akademik", Katanya sambil melihat ke arah kemenag. Humas
Komentar
Posting Komentar