Kakankemenag H. Zulkifli, S.Ag, MM; "Lokakarya Momentum Evaluasi Diri

Foto: Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok Bapak H. Zulkifli, S.Ag, MM buka secara resmi Lokakarya MAN 3 Solok Tahun 2022.
Kiri-Kanan: Pengawas Madrasah Adrizal, S.Pd.I, Kakankemenag Kab. Solok H. Zulkifli, S.Ag, MM dan Plt. Kepala MAN 3 Solok Kamsuir, S.Pd.I, M.Pd.I.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok H. Zulkifli, S.Ag, MM buka Lokakarya Tenaga Pendidik dan Kependidikan MAN 3 Solok Tahun 2022 di Kampus MAN 3 Solok, Jl. Teuku Umar Alahan Panjang. 

Kakankemenag mengapresiasi kegiatan lokakarya yang diselenggarakan oleh madrasah melalui panitia dan berharap kegiatan yang dilakukan selama beberapa hari kedepan berjalan dengan baik serta bernilai ibadah di sisi Allah SWT. 

"Kita berterimakasih kepada panitia dan madrasah dapat menggelar kegiatan ini dalam rangka peningkatan kompetensi dan profesionalitas tenaga pendidik dan kependidikan madrasah. Saya sangat berharap peserta yang berjumlah 36 orang ini dapat mengikuti dengan baik dan sungguh-sungguh", tutur beliau mengawali sambutannya. 

"Sebelum dilanjutkan, baiknya kita buka dulu lokakarya ini dengan membaca basmalah", Katanya yang diikuti oleh seluruh peserta. 

Dalam paparannya, Kakankemenag mengatakan bahwa menteri agama melalui Dirjen Pendidikan Islam telah membuat cita-cita, slogan atau semboyan yang selalu menjadi motivasi bagi pendidik dan tenaga kependidikan yaitu madrasah mandiri berprestasi yang sebelumnya mandrasah hebat bermartabat. Menurutnya, slogan adalah sebuah cita-cita dan harapan yang mesti diwujudkan secara bersama-sama walaupun sampai hari ini di Sumatera Berat belum ada madrasah yang betul-betul mandiri kecuali pesantren. 

Selanjutnya, istilah prestasi, katanya, prestasi guru dan siswa tidak akan mungkin terwujud dengan baik apabila empat hal tidak dilaksanakan diantaranya harus pekerja keras dalam mengembangkan potensi diri dan anak. Salah satu ciri pekerja keras adalah meluangkan waktu bukan menunggu waktu luang. 

"Lokakarya ko samo jo pincuran, lai tau jo pincuran?, nan urang ko dimandian taruih, nan awak dak pernah mandi (Lokakarya ini sama dengan tempat mandi-Minang, kenal dengan itu?, orang lain dimandikan, sementara kita sendiri tidak mandi), artinya ini bahwa kita tidak pernah mengevaluasi diri kita, tidak pernah mengevaluasi anak kita, lokakarya adalah momentum evaluasi diri", Ujarnya. Humas

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HAFNI HAFIZ BUKA AFESTA -1 MAN 3 SOLOK, 30 TIM TERBAIK AKAN BERKOMPETISI

Motivasi Masih Rendah, Rahmi: Perlu Inovasi

OSIM MAN 3 Solok Peringati Sumpah Pemuda